Apa itu To Be dalam Bahasa Inggris? - Englishnesia
Apa itu To Be dalam Bahasa Inggris?

Apa itu To Be dalam Bahasa Inggris?

Suci Oktaviana
Suci Oktaviana
19 Mei 2024

Mengenal 'To Be' dalam Bahasa Inggris : bagaimana pengertian, contoh dan bentuknya. Pelajari penggunaannya secara singkat dan mudah dimengerti.

She is a smart girl Nah ‘is’ dalam kalimat diatas disebut To Be. Apa saja yang termasuk to be? Bagaimana penggunaannya? Bahas dibawah yuk!

Hi, Englishnesian!

Hari ini kita akan membahas salah satu bagian penting dalam Bahasa Inggris, yaitu "To Be". Mungkin kalian pernah mendengar kata-kata seperti "am", "is", atau "are". Nah, itu semua adalah bentuk dari "To Be". Meskipun terlihat sederhana, memahami dan menggunakan "To Be" dengan benar sangat penting untuk berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris dengan baik. Selain itu, apakah to be ini hanya terdiri dari is, am, are? Of course not!

Jadi, kenapa kita perlu tahu tentang "To Be"? Karena ini adalah dasar dari banyak kalimat dalam Bahasa Inggris. Misalnya, jika kalian ingin mengatakan "Saya senang", kalian akan menggunakan "am": "I am happy". Atau jika kalian ingin berkata "Dia seorang guru", kalian akan menggunakan "is": "She is a teacher".

Dengan menguasai "To Be", kalian akan lebih mudah menyusun kalimat-kalimat sederhana hingga yang lebih kompleks. Terlebih, to be digunakan tidak sembarangan loh. Bisa dipengaruhi sibjek, maupun tenses, loh.

Yuk, kita pelajari bersama-sama dan lihat betapa mudah dan menyenangkannya memahami "To Be"!

APA ITU TO BE?

"To Be" adalah salah satu kata kerja paling dasar dan penting dalam Bahasa Inggris. Kata ini digunakan untuk menunjukkan keadaan, identitas, atau keberadaan seseorang atau sesuatu. "To Be" sering muncul dalam berbagai bentuk tergantung pada subjek (siapa yang melakukan tindakan) dan tense (waktu kejadian).

KAPAN TO BE DIGUNAKAN?

"To Be" digunakan dalam beberapa situasi penting dalam Bahasa Inggris. Berikut adalah situasi-situasi utama di mana kita menggunakan "To Be":

  1. Jika Tidak Ada Kata Kerja dalam Kalimat "To Be" digunakan untuk menyambungkan subjek dengan pelengkap (seperti identitas, kondisi, atau keberadaan) ketika tidak ada kata kerja lainnya dalam kalimat. Contoh: "The weather is nice." (Cuacanya bagus.)

  2. Untuk Menyatakan Identitas atau Profesi "To Be" digunakan untuk menunjukkan siapa atau apa seseorang atau sesuatu. Contoh: "He is a doctor." (Dia adalah seorang dokter.)

  3. Untuk Menyatakan Kondisi atau Keadaan "To Be" digunakan untuk menggambarkan bagaimana perasaan atau keadaan seseorang atau sesuatu. Contoh: "I am happy." (Saya senang.)

  4. Untuk Menyatakan Keberadaan atau Lokasi "To Be" digunakan untuk menunjukkan di mana seseorang atau sesuatu berada. Contoh: "She is at home." (Dia di rumah.)

  5. Dalam Kalimat Pasif "To Be" digunakan dalam kalimat pasif untuk menunjukkan bahwa subjek menerima tindakan. Contoh: "The cake was eaten by the children." (Kue itu dimakan oleh anak-anak.)

BENTUK TO BE

Nah, sekarang apa saja bentuk to be? Dibawah ini, kita akan membahas berbagai bentu to be dan contohnya ya!

1. To Be dalam Bentuk Present Tense (Waktu Sekarang)

  • Am Digunakan untuk subjek "I" (saya). Contoh: "I am a student." (Saya adalah seorang pelajar.) "I am happy." (Saya senang.)

  • Is Digunakan untuk subjek "he" (dia laki-laki), "she" (dia perempuan), atau "it" (itu/benda). Contoh: "He is a teacher." (Dia adalah seorang guru.) "She is tired." (Dia lelah.) "It is a cat." (Itu adalah seekor kucing.)

  • Are Digunakan untuk subjek "you" (kamu), "we" (kami), atau "they" (mereka). Contoh: "You are my friend." (Kamu adalah teman saya.) "We are students." (Kami adalah pelajar.) "They are doctors." (Mereka adalah dokter.)

2. To Be dalam Bentuk Past Tense (Waktu Lampau)

  • Was Digunakan untuk subjek "I" (saya), "he" (dia laki-laki), "she" (dia perempuan), atau "it" (itu/benda). Contoh: "I was at home." (Saya di rumah.) "He was a teacher." (Dia adalah seorang guru.) "She was happy." (Dia senang.) "It was a sunny day." (Hari itu cerah.)

  • Were Digunakan untuk subjek "you" (kamu), "we" (kami), atau "they" (mereka). Contoh: "You were my friend." (Kamu adalah teman saya.) "We were at the park." (Kami di taman.) "They were tired." (Mereka lelah.)

3. To Be dalam Bentuk Future Tense (Waktu Mendatang)

  • Will be Digunakan untuk semua subjek: "I" (saya), "you" (kamu), "he" (dia laki-laki), "she" (dia perempuan), "it" (itu/benda), "we" (kami), dan "they" (mereka). Contoh: "I will be a doctor." (Saya akan menjadi seorang dokter.) "You will be happy." (Kamu akan senang.) "He will be here soon." (Dia akan segera berada di sini.) "She will be a great singer." (Dia akan menjadi penyanyi hebat.) "It will be fine." (Itu akan baik-baik saja.) "We will be friends forever." (Kami akan menjadi teman selamanya.) "They will be at the meeting." (Mereka akan berada di rapat.)

4. To Be dalam Bentuk Present Perfect Tense

Dalam present perfect tense, "To Be" sebenarnya digunakan dalam bentu ‘been’ atau kata kerja bentu ketiga dari ‘be’. Been biasanya digunakan dalam bentuk "have/has been".

  • Have been Have been digunakan dengan subjek "I", "you", "we", "they". Contoh: "I have been tired." (Saya sudah lelah.) "They have been friends for years." (Mereka sudah berteman selama bertahun-tahun.)

  • Has been Has been digunakan dengan subjek "he", "she", "it". Contoh: "He has been a teacher for a long time." (Dia sudah menjadi guru untuk waktu iyang lama.) "She has been very busy lately." (Dia sudah sangat sibuk akhir-akhir ini.)

5. To Be dalam Bentuk Past Perfect Tense

Dalam past perfect tense, "To Be" digunakan dalam bentuk "had been".

  • Had been Had been digunakan untuk semua subjek (I, you, he, she, it, we, they). Contoh: "I had been there before." (Saya sudah pernah berada di sana sebelumnya.) "They had been friends before the argument." (Mereka sudah berteman sebelum pertengkaran itu.) "She had been very happy." (Dia sudah sangat bahagia.)

RUMUS DALAM TO BE

1. Subjek + To Be + Adjective

Dalam struktur ini, "To Be" digunakan untuk menghubungkan subjek dengan kata sifat (adjective), yang menggambarkan keadaan atau karakteristik subjek. Contoh: She is happy. (Dia senang.) The weather is sunny. (Cuacanya cerah.) They were tired after the long journey. (Mereka lelah setelah perjalanan panjang.)

2. Subjek + To Be + Noun

Dalam struktur ini, "To Be" menghubungkan subjek dengan kata benda (noun), yang menggambarkan identitas atau sifat-sifat yang lebih konkret tentang subjek. Contoh: She is a doctor. (Dia adalah seorang dokter.) The cat is an animal. (Kucing itu adalah sebuah hewan.) They were friends since they were kids. (Mereka adalah teman sejak kecil.)

3. Subjek + To Be + Adverb

Dalam struktur ini, "To Be" menghubungkan subjek dengan kata keterangan (adverb), yang memberikan informasi tambahan tentang keadaan atau aktivitas subjek. Contoh: She is very kind. (Dia sangat baik hati.) The dog is quite big. (Anjing itu cukup besar.) They were extremely excited about the concert. (Mereka sangat bersemangat tentang konser itu.)

4. Subjek + To Be + Gerund

Dalam struktur ini, "To Be" menghubungkan subjek dengan gerund (Verb-ing). Dalam struktur ini, "To Be" digunakan dalam continuous tense (present continuous atau past continuous) untuk menunjukkan bahwa suatu aktivitas sedang berlangsung pada saat tertentu. Contoh: She is enjoying reading. (Dia sedang menikmati membaca.) They were playing basketball at the park yesterday afternoon. (Mereka sedang bermain basket di taman kemarin siang.) I was reading a book when the phone rang. (Saya sedang membaca buku saat telepon berdering.)

Sekarang kita sudah menjelajahi 'To Be' dalam bahasa Inggris! Dari 'I am' hingga 'They are', kita telah melihat bagaimana konsep ini membantu kita dalam menyusun kalimat dengan lebih jelas dan padat. Ingatlah untuk terus berlatih, karena semakin sering kita menggunakan 'To Be', semakin lancar dan percaya diri kita dalam berbicara dalam bahasa Inggris.

Thank you, Englishnesian!