Simple Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimatnya - Englishnesia
Simple Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimatnya

Simple Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contoh Kalimatnya

Elcesa
Elcesa
21 Februari 2024

Temukan panduan definitif untuk Simple Future Tense: mulai dari pengertian dasar, rumus yang akurat, fungsi dalam komunikasi sehari-hari, hingga rangkaian contoh kalimat.

Sebelumnya di Englishnesia, kita sudah pelajari cara menyatakan kejadian saat ini dengan simple present tense dan peristiwa masa lalu dengan simple past tense.

Sekarang, kita bakal ngulik Simple Future Tense. Yuk, siapin buku catatan dan boost energimu! Simple future adalah tense ketiga dari 16 tenses. Ayo, langsung saja kita simak cara ngomongin hal yang bakal terjadi di masa depan dengan Simple Future Tense! 🌟📘

Pengertian Simple Future Tense

Simple future tense adalah bentuk tenses yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa atau aksi yang belum terjadi, tetapi dijadwalkan atau direncanakan untuk terjadi di masa depan.

Dengan kata lain, kalau kita mau bilang tentang sesuatu yang rencananya akan kita lakukan nanti, atau sesuatu yang kita pikir bakal terjadi, kita pake simple future tense.

Contohnya, "I will go to the store tomorrow" artinya Aku akan pergi ke toko besok. Simple kan? Jadi intinya, simple future tense itu buat ngomongin rencana atau kejadian yang belum terjadi.

Rumus Simple Future Tense

Simple future tense menggunakan modal seperti 'will', 'shall', dan 'be going to' untuk menunjukkan aksi yang akan terjadi.

Rumusnya sederhana, seperti berikut:

Rumus Simple Future Tense

Eitss! Ada beberapa poin nih yang perlu diingat:

  • Gunakan Verb 1: Ini adalah aturan utama. Dalam simple future tense, kita selalu menggunakan verb 1.

  • Tidak Bergantung pada Subjek: Apakah subjeknya I, You, We, They, He, She, It, atau subjek tunggal dan jamak, aturannya tetap sama.

  • Berlaku untuk Semua Jenis Kalimat: Entah itu kalimat positif, negatif, atau Interogatif, tetaplah gunakan verb 1.

Penggunaan Shall, Will dan Be Going To

Will, shall, dan be going to, maknanya adalah "akan," namun tetap ada perbedaan kecil tergantung konteks penggunaannya. Yuk disimak!

Penggunaan Shall Will dan Be Going To

  • Will adalah bentuk yang lebih sering dipakai dan serbaguna. “Will” bisa digunakan dengan semua subjek (I, you, he, she, it, we, they). Misalnya, "She will finish her work tomorrow."

  • Shall digunakan dengan subjek "I" dan "we". Misalnya, "I shall help you with your homework." Namun, dalam bahasa Inggris modern, penggunaan "shall" sudah jarang digunakan, dan banyak digantikan oleh "will."

  • "Be going to" juga berlaku untuk semua subjek (I, You, We, They, He, She, It). 'Be' setelah subjek bisa berubah menjadi 'am', 'is', 'are', Misalnya “He is going to study medicine" (rencana yang sudah ada)

Jadi, pilihan antara "shall," "will," dan "be going to" tergantung pada konteks dan situasi yang ingin disampaikan.

Singkatan Pada Simple Future Tense

Pasti masih inget dong, di simple present dan past tense ada banyak singkatan kayak gini:

does not = doesn’t do not = don’t was not = wasn’t were not = weren’t

Nah, simple future tense juga punya singkatan seru lho! Berikut singkatan-singkatan yang bisa kamu pake di simple future tense.

Singkatan Pada Simple Future Tense

Time Signal dalam Simple Future Tense

Dalam simple future tense, Time signal atau keterangan waktu sangat penting. Karena tenses ini berhubungan dengan waktu, maka time signal menjadi penanda nya.

Berikut beberapa contoh time signal yang sering digunakan dalam simple future tense:

  • Tomorrow (besok)

  • Next week/month/year (minggu/bulan/tahun depan)

  • Soon (sebentar lagi)

  • Later (nanti)

  • In the future (di masa depan)

Fungsi dan Contoh Simple Future Tense

  1. Menyatakan Keputusan Spontan: Digunakan ketika kamu membuat keputusan pada saat berbicara.

Contoh:

A: "I'm hungry." (Laper nih) B: "Okay, I will make you a sandwich." (Oke, aku bikinin sandwich ya.)

  1. Membuat Prediksi: Untuk menyatakan perkiraan tentang masa depan tanpa ada bukti pasti. Contoh: "I think it will rain later today." (Kayaknya nanti bakal ujan deh.)

  2. Menunjukkan Janji: Ketika kita ingin kasih tau orang lain kalau kita serius sama janji kita Contoh: "I will always love you." (Aku akan selalu sayang sama kamu.)

  3. Menawarkan Bantuan. Ketika ingin menawarkan bantuan atau melakukan sesuatu secara sukarela. Contoh: "You look busy. I will help you with that report." (Kamu kelihatan sibuk. Biar ku bantu sama laporannya.)

  4. Menyatakan Permintaan atau Perintah dengan Halus: menyampaikan permintaan atau perintah sesuatu, tapi tetap sopan. Contoh: "You will refrain from smoking in this area." (Di area ini, jangan merokok ya.)

  5. Menyampaikan Hal yang Pasti Bakal Terjadi: Biasanya dalam situasi formal atau berdasarkan jadwal. Contoh: "The meeting will start at 10 am sharp”. (Meetingnya bakal mulai tepat jam 10 pagi.)

Penggunaan Shall

  1. Menawarkan Bantuan atau Kasih Saran: "Shall" sering digunakan untuk menawarkan bantuan atau membuat saran, terutama dengan subjek "I" atau "we".

Contoh: "Shall I open the window?" (Aku buka jendelanya, ya?) "Shall we go to the cinema tonight?"(Yuk, nonton bioskop malam ini?)

  1. Menanyakan pendapat untuk membuat keputusan: Kita juga bisa pake "shall we" kalau mau nanya pendapat orang lain untuk bikin keputusan bersama.

Contoh: "Shall we order pizza for dinner?" (Gimana kalau kita pesen pizza buat makan malam?)

Penggunaan 'Be going to':

  1. Membuat Rencana yang Sudah Jelas: Kita bisa pake "be going to" kalau udah punya rencana yang pasti yang mau kita lakukan.

Contoh: "I am going to visit my grandparents next weekend." (Aku akan mengunjungi kakek nenek saya akhir pekan depan.)

  1. Menebak Masa Depan dari yang Lagi Terjadi Sekarang: Digunakan ketika kita mau prediksi sesuatu berdasarkan apa yang sedang terlihat sekarang.

Contoh: "Look at those clouds. It is going to rain soon." (Liat tuh langitnya gelap banget. Kayaknya bakal ujan nih.)

  1. Menunjukkan Keseriusan Niat/Tekad: Disaat kita sudah memutuskan sesuatu dan pengen orang lain tau kita serius, kita bilang pake "be going to".

Contoh: "I'm going to finish my thesis this month, I must!" ("Aku bakal selesain skripsiku bulan ini, harus!")

Jadi, "be going to" itu berguna banget buat ngomongin hal-hal yang udah direncanain atau kalau kita mau kasih prediksi yang berdasarkan situasi sekarang. Beda sama "will" yang lebih sering buat hal spontan atau memprediksi tanpa dasar yang jelas.

Mengakhiri pembahasan kita tentang Simple Future Tense, perlu diingat bahwa menguasainya adalah kunci untuk berkomunikasi tentang masa depan dengan jelas dan akurat. Semakin sering kita berlatih, semakin baik kita akan menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Semoga penjelasan singkat ini memudahkan Anda untuk memahami dan menggunakan Simple Future Tense dalam kehidupan sehari-hari Anda. Ingat, practice makes perfect!