Noun: Countable Noun dan Uncountable Noun Pengertian, Jenis dan Contoh Lengkap - Englishnesia
Noun: Countable Noun dan Uncountable Noun Pengertian, Jenis dan  Contoh Lengkap

Noun: Countable Noun dan Uncountable Noun Pengertian, Jenis dan Contoh Lengkap

Suci Oktaviana
Suci Oktaviana
27 April 2024

Pahami bedanya Countable Noun dan Uncountable Noun! Jenis, pengertian, dan contoh lengkap dalam bahasa Inggris. Tingkatkan kemampuanmu sekarang!

Can I have a water? Can I have much apple? Mana nih menurut kamu yang salah?

Hi, Englishnesian!

Seringkali, dalam belajar bahasa Inggris, kita mungkin pernah bingung antara penggunaan 'Noun: Countable' dan 'Uncountable'. Apa bedanya? Bagaimana cara membedakan keduanya?

Nah, jangan khawatir! Kita akan menjelaskan dengan lengkap dan mudah dimengerti dalam artikel ini.

Apakah kamu sudah tau apa itu noun? Noun adalah kata benda. Kata benda ini meliputi semua benda baik bersifat nyata, maupun abstrak. Contohnya, langit, awan, hujan, dan masih banyak lagi. Saking banyaknya, maka noun ini dispesifik lagi berdasarkan benda yang bisa dihitung dan tidak bisa dihitung atau dalam bahasa Inggrisnya adalah Countable noun dan Uncountable noun.

Contoh singkatnya begini :

a. Countable Noun (Kata Benda yang Dapat Dihitung) Contoh: Apple (apel) Kata benda yang dapat dihitung secara individual, misalnya "satu apel", "dua apel", dan seterusnya. Countable nouns biasanya memiliki bentuk tunggal dan jamak yang jelas.

b. Uncountable Noun (Kata Benda yang Tidak Dapat Diitung) Contoh: Water (air) Kata benda yang tidak dapat dihitung secara individual, karena mereka merujuk pada substansi atau konsep yang tidak terpisahkan. Misalnya, "air" dalam arti umum tidak bisa dihitung secara terpisah, meskipun kita dapat mengatakan "gelas air" atau "botol air". Uncountable nouns tidak memiliki bentuk jamak yang jelas.

A. COUNTABLE NOUN

Countable noun merupakan benda yang dapat dihitung. Contohnya, kita bisa menghitung berapa buku yang kita punya, kita bisa menghitung berapa roti yang ada dalam satu kemasan, berapa pensil yang kita simpan di kotak pensil, dan lainnya. Nah, udah tau belum kalau countable noun dibagi menjadi 2 bagian loh, yaitu .

1. Singular Noun

Singular disini artinya benda tunggal atau hanya satu. Contohnya satu orang (one person), satu botol (one bottle), dan lainnya. Agar lebih mudah untuk mengetahui benda yang dimaksudkan adalah tunggal/satu, maka setiap benda tunggal diberi awalan/ artikel A/AN, contohnya satu apple (an apple) dan satu bunga (a flower).

Contohnya :

  • I have a pen. (Aku punya pulpen.)
  • She wants a cake. (Dia ingin kue.)
  • He has a cat. (Dia punya kucing.)
  • They bought a car. (Mereka membeli mobil.)
  • The idea is interesting. (Ide itu menarik.)

2. Plural Noun

Jika singular adalah benda tunggal, maka plural merupakan benda jamak atau benda yang lebih dari satu. Contohnya dua gelas (two glasses), tiga anak kucing (three kittens), dan seterusnya. Tapi apa semua benda jamak tinggal ditambah “s/es” aja? Tentu saja tidak ya, berikut aturan penggunaan s/es pada Plural noun.

a. Regular Plural Countable Nouns (Kata Benda Jamak Beraturan)

Kata benda jamak yang beraturan mengikuti aturan tertentu dalam pembentukannya:

  • Penambahan "s": Sebagian besar kata benda tunggal menambahkan "s" di akhir kata untuk membentuk bentuk jamaknya. Contoh: cat (kucing) > cats (kucing-kucing) book (buku) > books (buku-buku) chair (kursi) > chairs (kursi-kursi).

  • Penambahan "es": Kata benda yang berakhiran "s", "x", "z", "ch", atau "sh" ditambahkan "es". Contoh: box (kotak) > boxes (kotak-kotak) wish (keinginan) > wishes (keinginan-keinginan) bus (bus) > buses (bus-bus).

  • Kata benda yang berakhiran "y" diubah menjadi "ies". Contoh: baby (bayi) > babies (bayi-bayi) city (kota) > cities (kota-kota) bunny (anak kelinci) > bunnies (anak-anak kelinci)

b. Irregular Plural Countable Nouns (Kata Benda Jamak Tidak Beraturan) Ada beberapa kata benda jamak yang tidak mengikuti aturan reguler:

  • Perubahan huruf "f" atau "fe": Beberapa kata benda tunggal mengubah "f" atau "fe" menjadi "v" dan menambahkan "es" untuk membentuk bentuk jamaknya. Contoh: wife (istri) > wives (istri-istri) wolf (serigala) > wolves (serigala-serigala) leaf (daun) > leaves (daun-daun)

  • Bentuk Jamak Drastis: Beberapa kata benda jamak memiliki bentuk jamak yang sangat berbeda dari bentuk tunggalnya. Contoh: woman (wanita) > women (wanita-wanita) child (anak) > children (anak-anak) tooth (gigi) > teeth (gigi-gigi).

  • Bentuk Jamak dan Tunggal Sama: Ada kata benda yang bentuk jamaknya sama dengan bentuk tunggalnya. Contoh: fish (ikan) > fish (ikan-ikan) sheep (domba) > sheep (domba-domba) deer (rusa) > deer (rusa-rusa)

2. UNCOUNTABLE NOUN

Jika Countable noun adalah benda yang dapat dihitung, maka uncountable noun adalah kategori benda yang tidak dapat dihitung. Jika countable noun mempunyai bentuk plural dan singular, maka uncountable noun hanya mempunyai satu bentuk saja sebagai penandanya.

Contohnya, misalkan kamu ingin memesan air, maka tidak bisa memesan a water atau two water, karena tidak ada two, three water dalam uncountable noun.

Lalu bagaimana? Cukup tambahkan quantifiers dalam dalam kata tersebut, misal a bottle of water atau a glass of water. Contoh lainnya misal milk, rice, money, air, dan lainnya termasuk dalam benda abstrak seperti idea, information, love, dan concept.

Berikut adalah beberapa jenis uncountable noun yang umum:

1. Abstract Concepts (Konsep Abstrak)

Contoh: love (cinta), happiness (kebahagiaan), courage (keberanian), honesty (kejujuran).

2. Substances and Materials (Bahan dan Materi)

Contoh: water (air), milk (susu), rice (nasi), sugar (gula), flour (tepung), gold (emas).

3. Liquids (Cairan)

Contoh: juice (jus), oil (minyak), wine (anggur), coffee (kopi), tea (teh).

4. Gases (Gas)

Contoh: air (udara), oxygen (oksigen), nitrogen (nitrogen), carbon dioxide (karbon dioksida).

5. Ideas and Information (Ide dan Informasi)

Contoh: knowledge (pengetahuan), advice (nasehat), information (informasi), intelligence (kecerdasan).

6. Activities and Processes (Aktivitas dan Proses)

Contoh: swimming (berenang), dancing (menari), cooking (memasak), sleeping (tidur), jogging (jogging).

7. Natural Phenomena (Fenomena Alam)

Contoh: weather (cuaca), rain (hujan), sunshine (sinar matahari), snow (salju), thunder (petir).

8. Time and Measurement (Waktu dan Pengukuran)

Contoh: time (waktu), money (uang), distance (jarak), advice (nasehat), news (berita).

Sama seperti penjelasan countable noun sebelumnya, uncountable noun juga mempunyai beberapa quantifiers, apa saja? Simak penjelasan berikut yuk.

1. Penggunaan Much dan many

Sering menemukan 2 kata ini kan? Apa kalian sudah mengerti penggunaannya atau kalian termasuk yang masih sering terbolak-balik? Jadi bedanya, jika ingin menggunakan many maka kata many harus diikuti countable noun atau bendas yang dapat dihitung. Sedangkan much diikuti dengan uncountable noun atau benda yang tidak dapat dihitung. Biar lebih mudah dipahami, simak contoh ini ya.

  • Wow! You have so many novels in your room! (Keren! Kamu punya banyak sekali novel di kamarmu!)
  • How much sugar that you want for your coffee? (Berapa banyak gula yang kamu mau di kopi mu?)

Catet! Yang pertama menggunakan many karena novel(s) termasuk benda yang dapat dihitung. Sedangkan nomer 2 menggunakan much karena sugar merupakan benda yang tidak dapat dihitung butir per butir.

2. Penggunaan Few dan little

Padahal artinya sama-sama sedikit, lalu kenapa dibedakan? Kita menggunakan few jika diikuti dengan kata benda yang daspat dihitung, sedangkan little kita gunakan jika diikuti dengan dengan kata benda yang tidak dapat dihitung. Biar lebih gampang, nih contohnya:

  • I need a few ornaments here. (Aku butuh sedikit hiasan disini) You need a little air to calm yourself.* (Kamu butuh sedikit udara untuk menenangkan diri)

Catet! Ornaments merupakan benda yang dapat dihitung, maka dari itu kita menggunakan few, sedangkan contoh kedua yaitu air (udara) merupakan benda yang tidak dapat dihitung, oleh sebab itu kita menggunakan little.

3. Penggunaan Some dan Any

Keduanya sama memiliki arti “beberapa”. Keduanya bisa digunakan dalam kalimat yang menggunakan countable noun maupun uncountable noun. Bedanya, some digunakan untuk kalimat positif dan kalimat tanya berupa offer (penawaran) dan request (permintaan), sedangkan any digunakan untuk kalimat negatif dan kalimat tanya dalam segala konteks. Englishnesia kasih contoh dibawah ya.

  • Do you have any money left in your wallet? (Bpa kamu punya sisa uang di dompetmu?)
  • Give me some clues. (Beri aku beberapa petunuk)

Nah, sekarang setelah kita bahas detail tentang countable noun dan uncountable noun beserta contohnya, seharusnya kita udah lebih siap untuk menghadapi berbagai situasi dalam berbahasa Inggris, ya? Jadi, sekarang kamu udah paham bedanya antara countable noun dan uncountable noun, kan? Dengan contoh-contoh yang udah kita bahas tadi, semoga kamu bisa lebih pede dalam ngomongin hal-hal sehari-hari. Jadi, yuk terus latihan dan eksplorasi kosakata bahasa Inggris kita bareng!